1Raksasa Penyerap Karbon dari Tropika
Berdasarkan riset Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB), pohon trembesi (Samanea saman) diakui sebagai salah satu tanaman dengan kapasitas sekuestrasi (penyerapan) karbon tertinggi di dunia. Tajuk kanopinya yang berbentuk payung raksasa mampu menyerap hingga 28,488 ton CO₂ setiap tahunnya saat mencapai kematangan vegetatif.
2Fisiologi Daun dan Mekanisme Stomata
Pohon trembesi memiliki daun majemuk yang sensitif terhadap intensitas cahaya dan kelembapan. Luas permukaan daun total dari satu pohon trembesi berdiameter kanopi 15 meter dapat mencapai ribuan meter persegi, memaksimalkan laju fotosintesis dan penyimpanan karbon ke dalam biomassa kayu batang, akar, dan tanah.
3Menjaga Kualitas Air Tanah dan Menurunkan Suhu Lokal
Selain penyerapan gas rumah kaca, sistem perakaran trembesi yang dalam dan bercabang luas berperan sebagai spons alami pencegah erosi serta pemurni air tanah. Kanopinya yang teduh mampu menurunkan temperatur udara mikro perkotaan dan koridor jalan hingga 3°C–5°C.
4Inisiatif Adopsi Pohon JejakHijau di Tahura Juanda
Melalui program Eco Points di JejakHijau, setiap transaksi belanja ramah lingkungan menyisihkan kontribusi untuk pembibitan trembesi asli di kawasan lindung Tahura Bandung. Setiap bibit dipasangi tag GPS unik agar kontributor dapat memantau titik koordinat dan pertumbuhan pohon asuh mereka secara transparan.
Seluruh artikel dan rekomendasi panduan diuji silang terhadap data IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change) dan standar Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia untuk menjamin akurasi estimasi jejak karbon.